“Tante, tolong maafin Ais, Ais janji tidak akan mengulangi lagi." Ucapnya, dia menunjukkan kesungguhan nya. Nisa menghela nafas panjang, kunci pintu kamar kedua putranya sudah di ganti begitu juga dengan kamarnya. beberapa hari ini Aisyah juga menunjukkan perubahan sikapnya. Tidak lagi mencari perhatian Dirga dan juga tidak manja ketika ada Rayyan, sedikit menunjukkan kesopanannya, lebih tepatnya sadar diri. Nisa akan mencoba memberi kesempatan sekali lagi, namun jika tidak benar-benar berubah, mungkin dia akan mengembalikan Aisyah ke tempat asalnya. “Hmm" Gumam Nisa, membuat Aisyah senang, dia berjanji akan mengubah sifatnya. Beruntung ada yang membiayai pendidikannya dan memberikannya tempat tinggal. Terlebih sekarang dia tidak memiliki siapapun, Ibunya sudah tiada karena setre

