Bab 79

1661 Kata

“Mas, Abi tau apa yang kamu rasakan, tetapi untuk sekali ini saja, maafkan Bunda mu." Memandang indahnya langit malam yang di penuhi gemerlap bintang. Dua pria berbeda usia itu tengah bicara dari hati ke hati. Ghaffi menundukkan kepalanya, helaan nafas berat keluar dari bibir tebalnya. Lalu dia menoleh kearah sang Abi yang masih memandang keindahan langit malam. “Aku sudah memaafkannya, tetapi bolehkah Aku egois sekali saja, Abi? Tolong jangan paksa aku untuk menerima kehadirannya lagi, aku lelah jika harus berlari dan bersembunyi terus menerus. Abi." Jawabnya. Ghaffi tidak ingin kembali menjadi target Nenek nya, dia ingin hidup bebas, meskipun hidup sederhana yang penting aman. Menolak pemberian Nisa dan Dirga bukan tanpa sebab, dia takut jika itu akan menjadi musibah lagi untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN