Menjalani hari-hari sebagai ibu hamil sedang Ayna nikmati. Dari yang awalnya tidak merasakan apapun, sampai pada akhirnya dia merasakan beberapa gejala seperti mual hebat, perut kram, dan yang lebih parahnya mood yang turun naik. Akan tetapi, walaupun begitu Ayna cukup bersyukur karena suaminya sangat pengertian. Ayna merubah posisi dari terlentang menjadi miring. Ditatapnya wajah Varrel dengan lekat bahkan dia sampai lupa berkedip. Perlahan tangan Ayna terulur, jari telunjuknya menyentuh hidung mancung milik suaminya. Sentuhan lembut itu tidak membuat Varrel bangun, Ayna terkekeh pelan. Melihat Varrel tidur pulas membuat rasa gemas Ayna memuncak. Ingin sekali rasanya dia menggigit hidung mancung itu. Kebetulan ini weekend, tidak ada niat sedikitpun untuk Ayna membangunkan Varrel. Bukan

