Aku suami, kamu istri, dan kita satu tim. . . Hari itu Tania dipanggil oleh guru di sekolah Cely. Ya, diminta datang untuk bincang soal anak didik kepada orang tua. Tania agak berdebar. Apakah Cely telah berbuat salah di sekolahnya? Atau mungkinkah Cely mempunyai kesulitan saat sedang memahami materi dari ibu gurunya? Tapi Tania tidak melihat nilai Cely rendah di buku yang sering dirinya cek, malah selalu bagus hasilnya, memuaskan. Well, Tania sedang siap-siap hendak berangkat. "Bener nggak mau Abang aja yang nemuin gurunya?" tanya Mars, menarik perhatian mami Cely yang sedang bersolek tipis-tipis di bangku rias. "Aku aja." Tania ingin turun tangan langsung soal Cely untuk kasus terbarunya ini. "s**u buat si kembar udah aku simpan di kulkas, ya. Kasih biskuit aja misal mereka meren

