Ruang gantinya satu, toh sudah sah jadi pasangan halal. But, Seruni ganti bajunya dibantu tata busana. Alhasil, Jagat sulit mau bergerak sekadar colak-colek sedikit. Bukan cuma itu, si kembar ngintil. "Mami, nanti boboknya belempat, ya?" kata Zero. "Iya, Sayang." Seruni menjawab tanpa menoleh ke arah Jagat. Nasib ... nasib. "Aciiik! Papi, nanti main kuda-kudaan dulu, yuk, cebelum bobok?" ajak Zein. Jagat senyum. "Boleh, Sayang." "Yeaaay!" Mereka happy sekali. Sebetulnya menjawab begitu hanya agar mereka anteng dan tidak memanjang, meski entah nanti malam Jagat main kuda-kudaannya sama si kembar atau malah dengan mami mereka—you know-lah. Urusan malam pengantin. Jagat meraih pakaian ganti, kali itu jas hitam. Dia akan memakainya di kamar mandi ruangan ini. Si kembar juga sama,

