Bab 147: Kebahagiaan Mama dan Papa

1316 Kata

Hayu keluar untuk memanggil anak-anak dan suami serta menantunya yang sedang ramai bermain catur di luar, sementara Citra menyiapkan meja makan. “Ans, perawatnya Papa dipanggil sana biar makan bareng, kasihan sendirian,” perintah Hayu. “Banyu aja, Eyang,” Banyu berlari cepat keluar menuju rumah kontrakan ayahnya dan kembali membawa perawat Raka. Aris sempat menolak ketika tahu akan diajak makan bersama keluarga bosnya, tapi Hayu berhasil menahannya. Mereka makan malam bersama dengan akrab, meski Citra dan Raka lebih banyak diam, tapi keceriaan ketiga anak mereka membuat suasana meja makan malam itu menjadi lebih hidup. Hayu senang masakan mereka ludes tak bersisa. Bagi Citra, melihat kembali wajah ketiganya dengan lebih ceria adalah anugrah tersendiri. Terutama Ans. Anak sulungnya itul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN