Dapur Yang Panas 🔥

2123 Kata

Salsa mengerjap pelan. Badannya terasa berat sekali, apalagi ada lengan kokoh yang masih melingkar erat di pinggangnya. Pas dia menoleh sedikit, Salsa langsung kaget setengah mati. Elang masih di sana, di posisi yang sama seperti semalam, menatapnya dengan mata yang sangat segar. "Bapak nggak tidur?" tanya Salsa kaget dengan suara serak khas bangun tidur. "Sudah bangun dari tadi," jawab Elang santai. Tangannya justru makin erat menarik pinggang Salsa supaya lebih menempel padanya. "Mau ke mana? Sini saja dulu." Salsa berusaha melepaskan pelukan itu sambil mengumpulkan nyawanya. "Nggak bisa, Pak! Hari ini Kakek pulang dari rumah sakit. Aku harus jemput Kakek sekarang, pasti beliau sudah nungguin." Salsa sudah mau beranjak duduk, tapi Elang malah menarik bahunya pelan sampai Salsa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN