Ekstra Part 6

990 Kata

Jam menunjukkan pukul 12.30 siang. Perpustakaan kampus tampak lengang, hanya beberapa mahasiswa yang duduk terpencar, sibuk dengan buku atau layar laptop masing-masing. Di salah satu sudut dekat jendela besar, Aleeya duduk serius menatap laptop, jemarinya sibuk mengetik. Rambutnya diikat seadanya, dengan tumpukan buku referensi tertata di sisi meja. Tak lama kemudian, Kaivandra muncul, melangkah pelan dengan sebuah paper bag cokelat di tangan kanan. Pandangannya langsung menyapu ruangan, mencari sosok yang sudah sangat dikenalnya. Begitu melihat sang istri, dia tersenyum kecil, lalu menghampirinya. “Permisi, Mbak. Kursi di sini masih kosong nggak?” godanya pelan sambil menarik kursi di seberang Aleeya. Aleeya menoleh cepat, terkejut. Tapi senyumnya langsung merekah saat melihat siapa y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN