Bab 42

2692 Kata

Baskara mengendus tubuh wanita itu. “Kamu beda, Senja.” Tatapannya menajam di tengah kondisi setengah sadar. Terlalu banyak minum membuat kesadarannya tersisa setengah. Wanita itu membisu. Ia langsung melumat bibir Baskara dan mengalungkan tagannya ke leher pria yang menindihnya. Keduanya berciuman cukup lama. Baskara melepasnya setelah beberapa detik. Ia merasa ada yang berbeda. Wangi tubuh Senja berbeda. Asing. “Aroma siapa ini?” tanya Baskara mengintimidasi. “Kamu sudah bermain sama siapa, Senja?!” Suara Baskara meninggi. Ia memegangi kepalanya yang serasa berputar. Ketika wanita itu kembali hendak menciumnya, Baskara menolak. Ia berdiri dan langsung mencekal pergelangan tangan wanita tersebut. Baskara menariknya kasar, kemudian melempar tubuh ramping tersebut ke lantai. “Is

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN