09 🌹 Berkenalan dengan Afroditea

1637 Kata

Pagi itu, sinar matahari menembus tirai tipis kamar Rose, tapi cahaya hangat itu tak mampu menyingkirkan dingin yang mencengkeram dadanya. Baru saja ia hendak turun dari ranjang, ponselnya bergetar keras di atas nakas. Nama Clara kembali muncul di layar. Hatinya otomatis berdegup kencang. Rose segera meraih ponsel itu, menekan tombol hijau. “Clara?” suaranya masih serak, penuh rasa waspada. “Rose…” suara Clara terdengar terputus-putus, nyaris seperti bergetar. “Aku baru saja dapat kabar dari temanku yang bekerja di cafe & bar itu…” Ia berhenti sejenak, menarik napas berat. “Tempat itu terbakar. Pagi dini hari tadi. Api menghanguskan seluruh bangunan. Tidak ada yang tersisa.” Rose terdiam. Hening beberapa detik. Seolah telinganya menolak menerima kalimat itu. “…Apa?” suaranya tercekat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN