Bab 136

2447 Kata

Angin pantai sore itu bertiup lembut, membawa aroma asin laut yang menempel di kulit dan rambut mereka. Langit masih cerah, biru pucat dengan awan tipis yang melayang malas, seolah ikut menikmati ketenangan yang hanya dimiliki pulau ini. Giana berjalan lebih dulu di atas pasir yang mulai mendingin, matanya menyapu sepanjang garis pantai yang dipenuhi kerang dengan berbagai bentugk dan warna. Ada yang kecil dan mengilap, ada yang besar dengan guratan alami seperti ukiran, ada pula yang sudah memutih karena terlalu lama disentuh matahari. Giana berjongkok, lalu mengambil satu per satu kerang yang menarik perhatiannya. Wajahnya terlihat begitu fokus, sesekali tersenyum kecil ketika menemukan kerang yang menurutnya cantik. Mark berdiri beberapa langkah di belakangnya, mengamati tanpa menyela.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN