Ia merasa sangat kuat sekarang. Membakar syal itu memberinya perasaan kontrol yang lebih besar daripada mengakuisisi sepuluh perusahaan sekalipun. Ia telah membuktikan pada dirinya sendiri bahwa ia bisa menghancurkan apa pun yang mencoba membuatnya merasa lemah. Jika ia bisa membakar kenangan Sera dengan tangannya sendiri, maka ia bisa menghadapi apa pun yang akan dikirim dunia kepadanya. "Kamu lihat itu, Sera?" bisiknya pada pantulan dirinya di jendela. "Kamu sudah tidak ada. Kamu sudah terbakar habis. Jangan pernah berpikir untuk kembali, karena tidak akan ada yang tersisa untukmu di sini kecuali abu hitam ini." Alaric memejamkan matanya, menikmati keheningan yang kembali merayap di ruangan itu. Ia tidak lagi merasakan aroma vanilla. Yang ia rasakan hanyalah bau dingin dari air dan log

