Puncak Menara Valerius malam ini bermandikan cahaya yang menyilaukan, sebuah kontras yang tajam dengan keheningan fajar di London yang baru saja menyambut kelahiran seorang pangeran kecil. Di Jakarta, waktu seolah berjalan dalam kecepatan yang memuakkan, di mana setiap detik adalah transaksi dan setiap napas adalah kompetisi. Aula utama gedung itu telah disulap menjadi ruang pesta paling megah yang pernah disaksikan oleh elit bisnis ibu kota. Kristal-kristal chandelier yang menggantung di langit-langit membiaskan cahaya keemasan ke seluruh ruangan, memantul pada gaun-gaun desainer ternama dan jas-jas mahal yang dikenakan oleh para tamu undangan. Aroma parfum mahal bercampur dengan bau cerutu premium dan denting gelas sampanye yang tak henti-hentinya bersulang. Malam ini bukan sekadar pesta

