Melampaui Batas.

1044 Kata

​Udara di dalam kamar kini telah mencapai titik didih yang melampaui segala bentuk logika manusia. Jika sebelumnya Alaric Valerius masih menyisakan sedikit rasa hormat atau sisa-sisa kesopanan sebagai seorang pria yang lebih tua dan pelindung bagi Seraphina, maka detik ini, semua itu telah terbakar habis, menjadi abu yang terbang terbawa angin badai di luar sana. Alaric telah melampaui batas kewarasannya. Ia tidak lagi melihat gadis di bawahnya sebagai "putri Bramantyo", sahabat baiknya yang harus ia jaga kesuciannya. Tidak, di mata Alaric yang kini gelap oleh kabut nafsu yang paling primitif, yang ada hanyalah seorang wanita—wanita miliknya, mawar yang telah ia petik, dan satu-satunya objek yang sanggup memuaskan dahaga kekuasaan serta gairahnya yang selama ini terpendam di balik setelan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN