Semburat fajar yang pucat dan dingin mulai mengintip dari celah tirai beludru raksasa yang tidak tertutup sempurna, membelah kegelapan pekat di dalam kamar utama apartemen rahasia itu dengan garis cahaya perak yang tipis. Udara di dalam ruangan masih terasa pengap, sarat akan aroma sisa gairah yang meluap, peluh yang mengering, dan jejak-jejak d******i yang ditinggalkan sepanjang malam yang panjang dan menghancurkan itu. Di atas ranjang king size yang spreinya kini sudah kacau balau dan basah di beberapa bagian, Seraphina Azkadina terbaring dalam kondisi yang benar-benar lemas. Gadis itu akhirnya menyerah pada kelelahan ekstrem yang menghujam fisiknya, jatuh ke dalam tidur yang dalam namun sesekali masih diwarnai oleh isak kecil yang tersisa di tenggorokannya. Tubuhnya yang mungil tampak

