Nostalgia Beracun

965 Kata

​Keheningan di kamar Seraphina malam itu terasa lebih tajam daripada sembilu. Cahaya dari layar ponselnya adalah satu-satunya sumber kehidupan di ruangan yang gelap gulita, namun cahaya itu jugalah yang sedang perlahan-lahan membunuh jiwanya. Jemari Sera bergetar hebat saat ia melakukan refresh pada beranda media sosialnya. Hanya beberapa jam setelah foto "ciuman" ambigu di acara amal itu meledak di portal berita daring, Bianca kembali meluncurkan serangan yang jauh lebih mematikan. Sebuah serangan yang tidak hanya menyerang logika Sera, tetapi mengobrak-abrik sejarah cintanya yang baru saja ia bangun bersama Alaric. ​Di layar ponselnya, terpampang sebuah foto lawas dengan filter yang tampak hangat namun terasa sangat dingin bagi Sera. Foto itu diambil di sebuah balkon dengan latar belaka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN