Ruang Hamla Otoritas.

1597 Kata

​Langkah kaki Alaric Valerius berdentum berat di atas lantai kayu ek yang gelap, menciptakan ritme yang mencekam di sepanjang koridor menuju sayap timur penthouse. Tangannya yang besar dan kokoh mencengkeram pergelangan tangan Seraphina dengan kekuatan yang tidak menyisakan ruang untuk protes sedikit pun. Cengkeraman itu bukan lagi sentuhan penuh kasih sayang seorang pelindung, melainkan sebuah klaim kepemilikan yang kasar, dingin, dan sarat akan amarah yang telah lama membeku di bawah permukaan. Sera, dengan napas yang sedikit terengah-engah dan langkah yang tersandung, terpaksa setengah berlari mengikuti langkah lebar pria itu. Ia tidak meronta. Sebaliknya, matanya yang hitam pekat menatap punggung tegap Alaric dengan binar kemenangan yang tersembunyi di balik helai rambut pirangnya yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN