(++) Terlalu Besar, Om!

1181 Kata

​​Alaric menarik napas dalam-dalam, paru-parunya kini dipenuhi oleh aroma vanilla yang semakin tajam, bercampur dengan aroma feromon gairah yang pekat dan uap panas yang keluar dari kulit Sera yang sedang dirundung demam. Pria itu, yang biasanya dikenal sebagai sosok dingin tanpa emosi, kini telah melepaskan seluruh sisa kendali dirinya. Tangannya yang besar dan kokoh—tangan seorang CEO yang terbiasa menggenggam pena mahal untuk menandatangani kontrak triliunan rupiah—mulai merayap naik dengan otoritas yang tak terbantahkan. Jemarinya panjang, kuat, dan berotot, mencerminkan gaya hidupnya yang disiplin meski di balik setelan jas mahalnya. ​Alaric menangkup d**a Sera yang naik-turun dengan frekuensi yang sangat cepat, seolah paru-paru gadis itu sedang mencoba memompa gairah yang berlebih.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN