Dinginnya hembusan AC di dalam kabin mobil sport milik Bianca seolah tidak mampu meredam gejolak api yang membakar dadanya saat ia menatap layar tablet yang disodorkan oleh 'V'. Pria misterius itu duduk di kursi penumpang dengan topi bisbol yang ditarik rendah, menyembunyikan sebagian wajahnya di balik bayang-bayang parkiran basement yang suram. Di layar digital itu, deretan dokumen legal yang sangat rumit mulai terurai. 'V' baru saja menyelesaikan peretasan tingkat tinggi ke dalam server firma hukum yang mengelola aset-aset rahasia Valerius Group. Mata Bianca yang tajam, yang biasanya terpoles oleh maskara mahal, kini membelalak lebar saat membaca baris demi baris akta kepemilikan unit apartemen tempat Alaric dan Sera sedang berduaan di lantai atas. Unit griya tawang itu terdaftar atas

