Titik Didih

1114 Kata

​Kegelapan di dalam kamar utama unit 2205 kini telah mencapai densitas yang seolah-olah bisa disentuh, sebuah ruang hampa yang terisolasi sepenuhnya dari peradaban manusia. Di luar jendela kaca yang membentang dari lantai hingga langit-langit, badai Jakarta masih mengamuk dengan keganasan yang tak kunjung surut; guntur meledak di kejauhan, mengirimkan getaran frekuensi rendah yang merayap di sepanjang lantai marmer, sementara kilat menyambar dengan cahaya biru pucat yang memberikan ilusi gerak lambat pada segala sesuatu di dalam ruangan. Namun, bagi Alaric Valerius, badai di luar hanyalah bisikan kecil dibandingkan dengan huru-hara yang sedang menghancurkan seluruh struktur integritas di dalam dadanya. Di bawah selimut sutra tebal yang kini terasa seberat logam cair, suhu udara tidak lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN