Penolakan Suara.

1292 Kata

Udara di dalam kamar suite 909 Hotel Grand Marquee yang tadinya terasa panas dan pengap oleh uap gairah yang dipacu paksa, mendadak berubah menjadi dingin yang mencekam saat pintu kayu jati itu berderit pelan dan membentur pembatas magnetnya. Alaric Valerius, yang masih terjebak dalam kabut tebal akibat pengaruh obat perangsang dan kelelahan hebat pasca-puncak pelepasan yang dipaksakan Bianca, merasakan sebuah getaran halus di alam bawah sadarnya. Di tengah tidurnya yang tidak nyenyak, sebuah frekuensi suara yang sangat ia kenal—sebuah rintihan pendek yang pecah oleh isakan—menembus lapisan demi lapisan ketidaksadarannya. Suara itu bukan milik Bianca yang serak dan penuh tuntutan, melainkan suara yang halus, rapuh, dan selalu mampu menggetarkan relung jiwanya yang paling dalam. Suara Serap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN