Interogasi Fisik.

925 Kata

Kegelapan di kursi belakang Rolls-Royce Phantom itu terasa begitu padat, seolah-olah udara telah berubah menjadi zat cair yang menyesakkan paru-paru. Suasana di dalam kabin mewah ini benar-benar terputus dari dunia luar. Di balik kaca pembatas hitam yang kedap suara, Mulyono mungkin sedang berjuang menembus kemacetan Jakarta yang menggila, namun bagi Alaric Valerius, dunia hanya seluas ruang sempit di antara dirinya dan Seraphina. Cahaya lampu jalanan yang sesekali menyelinap masuk melalui celah kaca jendela menciptakan kilatan-kilatan jingga yang menerangi rahang Alaric yang mengeras. Ia tidak lagi melihat mahasiswi di depannya sebagai putri sahabatnya; ia melihatnya sebagai wilayah kedaulatannya yang baru saja coba diinjak-injak oleh orang asing. "Teman sekelas, katamu?" suara Alaric ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN