Matahari sore mulai merayap turun dengan gontai, menyisakan semburat jingga yang memudar dan bercampur dengan kelabu polusi Jakarta. Cahaya temaram itu jatuh di atas gedung-gedung beton, menciptakan bayangan panjang yang seolah hendak mengejar siapa pun yang berjalan di bawahnya. Bagi sebagian besar komuter yang berdesakan, senja adalah kidung kepulangan, sebuah pertanda untuk kembali ke kehangatan pelukan rumah dan melepas penat. Namun bagi Amelia, setiap langkah menuju rumahnya kini terasa seperti perjalanan seorang pesakitan menuju tiang gantungan. Ia membawa beban dosa yang bukan miliknya, sebuah rahasia busuk yang ia telan bulat-bulat demi menjaga nyawa orang lain. Ia turun dari taksi online dengan gerakan yang masih terasa kaku dan canggung. Rasa nyeri di pangkal pahanya memang

