Sementara itu, Wilona terpaku dalam diam, hatinya terluka dan jiwa yang masih terombang-ambing antara kenyataan dan bayangan masa lalu yang menghantuinya. Ingatannya terseret jauh ke masa kecil yang penuh luka, saat kapal liburan keluarga mereka terombang-ambing di lautan, hingga tragedi itu merenggut nyawa kedua orang tuanya. Ia selamat, namun hidupnya berubah seketika, tinggal bersama bibinya yang penuh kasih, meski tak pernah bisa menggantikan kehangatan orang tua yang hilang. Akan tetapi, sang bibi yang menjadi satu-satunya tempat berpijak itu pun telah tiada, sementara pamannya yang seharusnya menjadi pelindung, pergi merantau ke negeri asing demi mencari kehidupan yang lebih baik. Wilona, tersisa sendirian, mengembara dalam kesendirian yang mencekam. Devan melepaskan pelukannya den

