Juna ingin melakukan hal yang lebih intim dengan istrinya, akan tetapi ia berpikir ulang, Lili baru saja kembali ke rumah itu. Ia juga sedang ditimpa kesedihan besar setelah mengetahui rumahnya dijual bahkan kini dibongkar. Mungkin, ada baiknya Juna menghibur Lili terlebih dahulu daripada membuat wanita itu lelah karena melayaninya. Juna juga memiliki rencana kecil yang masih menjadi rahasia di kepalanya. Ia ingin memastikan semuanya sudah siap dan setelah itu ia akan memberikan sedikit kejutan untuk Lili dan mungkin itu adalah waktu yang tepat untuk mereka saling menikmati madu pernikahan. Saat ini, ia cukup tidur sambil memeluk tubuh istrinya dengan entar. Itu sudah lebih dari cukup untuk mengisi tangki rasa bersyukurnya karena di tengah badai itu mereka bisa saling menggenggam

