Juna berhasil melewati malam ini dengan kesendirian, satu-persatu masalahnya mulai menemukan jalan keluar. Ini sudah saatnya ia kembali ke rumah yang disinggahi oleh Lili. Barangkali wanita itu sudah siap untuk kembali ke rumahnya, rumah mereka. Juna datang lebih awal ke bengkelnya, ia meminjam mobil pelanggan yang baru saja selesai dibenarkan dan belum sempat diambil. Juna menjalankan roda empat itu ke arah sebuah rumah. Bibirnya tersenyum tipis, ia akan memulai hari ini dengan jiwa yang lebih tenang. Juna berdiri di depan rumah tantenya Lili dengan kemeja rapi dan napas yang belum sepenuhnya stabil. Tangannya sempat terangkat, ragu, sebelum akhirnya mengetuk pintu. Tidak lama, pintu terbuka. Lili berdiri di hadapannya dengan tas kecil di tangan. Wajahnya tenang, tapi matanya me

