Leah Panik

3108 Kata

Malam menjelang dini hari Demian kembali ke ruang rias tempat Leah dibersihkan wajah dan rambutnya. Pesta pernikahan mereka baru saja selesai sekitar dua jam yang lalu. Sepanjang malam, mereka berdiri di pelaminan, menyalami ratusan tamu, tersenyum lelah, dan sesekali mencuri pandang satu sama lain. Sekarang, ketika keramaian telah usai, tinggal mereka berdua yang masih terjaga, ditemani dua orang asisten yang sedang sibuk membersihkan sisa makeup dan hairspray dari wajah serta rambut Leah. Demian sudah mandi, berganti pakaian, dan menunaikan salat. Tapi kantuk belum juga datang. Ia duduk di sofa kecil di sudut ruangan, menggulir ponsel dengan malas, tapi sesekali menatap Leah yang masih duduk diam di depan cermin besar. Wajah istrinya terlihat sangat berbeda tanpa makeup tebal: lebih seg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN