"Aku mau makan lotek di Bandung yang bungkusnya lucu itu," ucap Anya sambil meringkuk di balik selimut. Suaranya terdengar manja, tapi serius. Shaka, yang masih setengah sadar menjelang subuh, hanya menyahut dengan gumaman samar. "Hmm …" Tentu saja itu bukan respons yang diharapkan Anya. Dia pun makin merengek. "Ayaaang ... serius, aku pengin banget." Shaka merespons dengan memeluknya lebih erat, matanya masih terpejam. Ia belum sepenuhnya sadar bahwa istrinya yang sedang hamil delapan bulan itu sedang ngidam sesuatu. Wajar saja, semalam Shaka tidur lebih larut karena menyelesaikan laporan kerja. Tapi tetap saja, bukan alasan untuk mengabaikan istri yang sedang ngidam! Anya menghela napas dan bergumam lirih, setengah menggerutu, "Ckk ... males banget. Aku lapar, mau makan lotek, tapi

