Lampu gantung kristal yang menjuntai dari langit-langit ballroom menciptakan pancaran cahaya hangat yang memantul di permukaan lantai marmer. Lantunan alat musik klasik mengalun lembut di udara malam yang mewah, memperkuat suasana makan malam paling elegan yang pernah diadakan dalam sejarah Alfaruq Group. Tamu-tamu yang hadir adalah pemegang kuasa dari berbagai penjuru negeri—para tokoh bisnis, investor utama, kepala kementerian, hingga jajaran direksi teratas dari perusahaan multinasional. Namun malam itu, tak satu pun dari mereka menjadi pusat perhatian. Sebab bintang utama mereka baru saja memasuki ruangan. Hannan Alfaruq. Tegap dalam setelan hitam khasnya, jas berpotongan presisi membingkai bahu lebar dan postur maskulin pria paling disegani di negeri ini. Rambutnya tersisir rapi ke

