Memanfaatkan apa Yang sudah Kubeli Lunas

1454 Kata

Aroma pembersih lantai beraroma pinus masih menguar tajam di udara, bercampur dengan bau keringat dingin yang menempel di punggung Aira. Jarum jam di dinding dapur menunjukkan pukul sembilan malam. Penthouse itu kini sunyi. Tidak ada lagi tawa manja Clara, tidak ada lagi denting gelas wine, dan tidak ada lagi suara langkah kaki Elvano. Hanya ada kesunyian yang mencekam, seolah-olah gedung pencakar langit ini berdiri di atas kehampaan. Aira baru saja menyelesaikan tugas terakhirnya: menggosok noda wine di lantai ruang tamu hingga marmer putih itu kembali berkilau tanpa cacat. Jemarinya keriput karena terlalu lama terendam air sabun, dan lututnya terasa nyeri, berdenyut memprotes perlakuan kasar seharian ini. Namun, Aira tahu, malam ini belum berakhir. Justru, "pekerjaan" yang sesungguhny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN