147. Kesibukan Kaisar

1101 Kata

Sejak Kaisar menerima tawaran Papa Kresna untuk menggantikan posisi pucuk pimpinan perusahaan, hari-hari Kaisar berubah drastis. Lelaki itu tak lagi pulang sebelum malam benar-benar larut, bahkan sesekali masih harus membawa pulang pekerjaan yang menumpuk. Kantor sedang mempersiapkan tender besar dan beberapa proyek ekspansi, membuat Kaisar hampir tak punya jeda untuk sekadar meneguk napas panjang. Alea memahami itu. Dia tahu tanggung jawab besar sedang dipikul suaminya. Namun yang namanya rindu, tetap saja menampar sesekali. Perutnya yang makin membesar membuat langkahnya melambat, dan diam-diam dia ingin Kaisar lebih sering berada di sampingnya. Setidaknya memastikan dia tak berjalan sendiri di rumah yang terlalu sepi jika malam mulai turun. Termasuk malam ini. Jam menunjukkan pukul s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN