106. Nikahi Aku, Kai

1245 Kata

Pagi itu rumah keluarga Kresna Nayaka sudah sibuk dengan rutinitas Kristi di dapur memasak sarapan untuk keluarga. Matahari baru saja naik, menyinari pekarangan luas dengan cahaya hangat. Aroma kopi hitam mengepul dari meja makan, berpadu dengan wangi nasi goreng yang baru saja dihidangkan di atas meja makan. Kristi sedang memotong buah sembari menunggu anggota keluarganya untuk turun sarapan. Langkah kaki terdengar menuruni anak tangga. Kaisar muncul dengan setelan kerja, kemeja putih yang digulung separuh lengan dan celana kain hitam. Rambutnya sedikit berantakan, menandakan pria itu terburu-buru bersiap. Baru saja kakinya menginjak lantai marmer ruang keluarga, ponsel dalam saku celananya bergetar. Kaisar mengeluarkannya dengan gerakan cepat. Nama Dias terpampang jelas di layar. Jantu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN