Hidup itu seperti dua sisi mata uang yang berlawanan. Seperti hitam dan putih. Seperti bagaimana Tuhan menciptakan siang yang begitu terang benderang, dan malam yang begitu gelap gulita. Begitu lah kehidupan ini. Ada tawa, ada tangis. Ada bahagia, ada sedih. Namun, bukankah Tuhan masih menciptakan bulan dan bintang di tengah gelap gulita malam? Yang menjadi sedikit penerang hingga kita bisa menikmati keindahannya di tengah hitam langit malam. Bintang dan bulan itu layaknya harapan di tengah setiap kesedihan yang Tuhan ingin kita rasakan. Artinya, Tuhan tidak benar-benar memberikan kesedihan itu mutlak tanpa harapan untuk bisa mendapatkan bahagia. Secercah harapan yang muncul akan membuat tangis itu berubah menjadi senyum, bahkan tawa. Tuhan tidak pernah meninggalkan hamba-hambaNYA. ***

