Menjaga Ciara Bersama

1525 Kata

Delvin berdiam diri di pojokan, menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya sendiri dan sambil memandangi anaknya yang masih belum juga membuka mata. Sementara Gianna masih tetap sama. Menatap Ciara saja tanpa bicara apa-apa. Beberapa kali Delvin terlihat menatap jam yang ada di pergelangan tangannya dan berdengus. Sudah mau gelap dan mereka hanya diam menunggu tanpa bertegur sapa. Pegal juga hanya berdiri begini. Tidak melakukan apa-apa dan sudah mulai bosan juga. Mana mungkin, semalaman suntuk ia harus berada di sini. Pastinya akan sangat melelahkan. "Ayo pulang," ajak Delvin tapi Gianna malas untuk menanggapinya. Kata-katanya seperti mengajak pulang ke rumah yang sama. Tapi kenyataannya, dia malah ingin membawa Ciara bersamanya kan? Jadi siapa juga yang mau? "Jangan menunggu di sini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN