Flashback

1017 Kata

Gibran dan Raka yang masuk ke dalam gudang tempat Calvin di sekap. Mereka segera menutup hidung mereka, menatap pada jasad Calvin yang sudah membusuk dan sangat bau sekali, keduanya mengambil masker yang diberikan oleh pengawal. “Kalian cepat tangani mayatnya, dan berikan dia jas mahal dan juga jam tangan mahal. Dan peti matinya bagaimana?” tanya Gibran. “Kami sudah memesannya. Dan sudah datang, ini kami yang urus Tuan?” tanya salah satu pengawal. Gibran memutar bola matanya mendengar pertanyaan dari anak buahnya ini. Bodoh atau apa. Kalau bukan mereka yang urus, terus siapa yang mengurusnya? Gibran begitu. Yang ada Gibran bunuh mereka semuanya. “Lalu siapa yang kalian suruh urus? Saya begitu? Kalian mau mati di tangan saya?” tanya Gibran, digelengi oleh anak buah Gibran. “Atau kali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN