Bab 57. Lyon: Serangan Jaringan Global Di kamar hotelnya di Lyon, Aurora menatap layar laptop dengan mata yang merah karena kelelahan dan air mata yang mengering. Jarinya masih berada di atas tombol Enter terakhir yang baru saja ia tekan. Ia tidak hanya mengirimkan data itu ke pers; ia menggunakan protokol peretas milik Kaelen untuk membanjiri server pemerintahan Portugal dan Uni Eropa dengan bukti-bukti tersebut. "Sudah selesai, Ayah," bisik Aurora. "Dunia sudah tahu siapa dia." Kaelen berdiri di belakangnya, tangannya bertumpu pada sandaran kursi. Wajahnya tetap datar, namun ada kepuasan yang dingin di matanya. "Belum selesai sampai kita mendengar kabar dari Spanyol. Mendes sekarang adalah orang yang sangat berbahaya karena dia tidak punya apa-apa lagi untuk dihilangkan." Kaelen sege

