Meja makan kediaman Fathir penuh dengan makanan yang dibawa oleh Arsya. Tamu tak diundang itu tak hanya membawa satu menu melainkan enam menu sekaligus. Ada nasi goreng seafood, nasi pecel, bubur ayam, nasi uduk, pancake dan sandwich. Tak lengkap jika hanya makanan. Jadi, Arsya membawa berbagai macam minuman dan camilan. Seperti ; s**u murni, jus buah dan infuse water lemon. Sedangkan camilan ; Pisang goreng, pastel dan timus. Semua menu makanan yang dibawa oleh Arsya sangat menggugah selera si empunya rumah. Karena jumlahnya terlalu banyak Indira membagi dengan para pekerja di rumahnya. “Tumben gak ambil pisang goreng? Itu bikinan Bibik,” ucap Arsya. Ihsan hanya meliriknya tanpa berniat menjawab. Dia bahkan lebih memilih makan mie kuah buatan Indira ketimbang makanan yang telah tersed

