EP. Safira&Arsya Cemburu Ala Arsya

1248 Kata

Selesai makan malam Arsya terus menekuk wajahnya tanpa mau tersenyum barang sedetikpun. Semua itu karena dia cemburu pada pelayan restoran karena sempat menggoda sang istri saat menyajikan makanan. Mereka sudah berada di Alaska selama 20 hari dan belum ada keinginan untuk kembali ke Jakarta. Hari-harinya dihabiskan untuk jalan-jalan, kulineran dan tentunya melakukan hal menyenangkan diatas ranjang. “Mas, mau sampai kapan cemberut terus? Aku sudah lelah menunggu sampai kedinginan.” Safira menggosok telapak tangannya berulang kali untuk menghilangkan hawa dingin yang mulai membuatnya menggigil. Suaminya benar-benar kekanakan sekali jika sedang ngambek. “Dingin?” tanya Arsya sembari mengambil telapak tangan sang istri. “Kenapa tidak bilang dari tadi?” “Harusnya Mas peka. Bukannya mengaja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN