Gina Tersingkir.

1512 Kata

Pagi itu, Gina terbangun lebih awal dari biasanya. Udara masih dingin menusuk, cahaya matahari baru saja menembus tirai tipis yang sudah mulai lusuh. Rambutnya kusut, matanya sembap, dan kulit wajahnya pucat tanpa polesan apa pun. Ia hanya berselimut sweater tipis semalaman—lebih banyak berputar di atas kasur daripada benar-benar tidur. Dengan gerakan lambat, ia meraih ponsel dari nakas yang penuh debu. Jari-jarinya gemetar saat membuka aplikasi email kantor. [Subjek: Perubahan Personalia] “Dengan ini kami informasikan bahwa posisi Sekretaris Eksekutif akan diisi oleh Ibu Clarissa Mahendra, mulai efektif per tanggal 1 bulan ini.” “Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi Ibu Gina selama ini.” Dunia seakan berhenti bergerak. “Cla … Clarissa?” bisiknya, lirih tapi penuh keterkejut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN