Panggung kecil itu berdiri di tengah lapangan komunitas yang sederhana. Spanduk di belakang bertuliskan dengan huruf besar-besar: Seminar Inspirasi: "Bangkit dari Nol". Bangku-bangku plastik biru tersusun rapi di bawah tenda kain putih. Sebagian sudah retak di pinggirannya, sebagian lain bergoyang kalau diduduki, tapi tak seorang pun peduli. Warga lokal, pelajar berseragam, tukang dengan kaus lusuh, hingga ibu rumah tangga yang menggendong balita memenuhi tempat duduk yang ada. Anak-anak kecil berlarian di sisi lapangan, sementara aroma gorengan dari warung dekat pintu masuk bercampur dengan debu tanah yang beterbangan. Sore itu hangat. Matahari condong ke barat, sinarnya keemasan menyapu wajah-wajah yang penuh rasa ingin tahu. Ferdy berdiri di belakang mimbar kayu sederhana. Tidak ada

