Reza dan Maya tiba di Jakarta sore hari, ketika matahari sudah condong ke barat dan cahaya keemasan memantul di gedung - gedung tinggi. jangan ditanya soal kemacetan, sudah pasti macet walaupun tidak separah waktu mereka pergi kemarin, inilah untungnya berlawanan arah. Reza sempat menanyakan apakah Maya akan mampir dulu ke suatu tempat sebelum mereka pulang ke apartemen, tapi Maya bilang tidak ada, Makanya mereka langsung menuju apartemen Maya. Mobil masuk ke area parkir basement, lalu mesin dimatikan. Keheningan singkat menyelimuti mereka, seperti jeda sebelum sesuatu yang penting terjadi. Mereka naik lift bersama. Maya bersandar pada dinding lift, sementara Reza berdiri di sampingnya dengan satu tangan memegang koper kecil. Lampu lift memantul di wajah mereka yang terlihat lelah, tapi

