Pintu ballroom kembali terbuka menjelang malam. Lampu-lampu kristal dinyalakan penuh, memantulkan cahaya ke setiap sudut ruangan. Dekorasi yang siang tadi terasa khidmat, kini berubah menjadi megah. Rangkaian bunga putih gading dan hijau zamrud tampak lebih hidup, panggung utama dihiasi detail emas halus, sementara layar besar di belakang pelaminan menampilkan inisial nama mereka dengan animasi sederhana tapi elegan. Bian berdiri di balik tirai bersama Nadira. Ia sudah berganti jas hitam rapi dengan dasi kupu-kupu dengan warna yang senada. Sementara Nadira memakai gaun panjang dan mewah, rambutnya ditata ulang dibuat bergelombang bagian bawahnya. Wajah Bian terlihat segar, tapi matanya menyimpan satu hal yang tidak bisa disembunyikan, yaitu kebahagiaan yang luar biasa. Nadira yang berd

