125 : Buka Bajumu, Sekarang

1355 Kata

Milen tertegun sejenak. Ia melepaskan rangkulannya dan sempat salah tingkah dengan memainkan kuku-kuku cantiknya. Namun, ia segera memasang senyum manisnya kembali. Milen akhirnya berdeham, ia mendekat dan berbisik sangat lirih di telingaku. "Jujur saja, Pak Prabu menjanjikan aku hadiah tas bermerek kalau aku bisa bawa teman baru yang tipenya pas sama selera dia." Aku menatap Milen penuh tanya. Dan sudah kuduga, Milen hanya ingin mendapatkan keuntungan dari mengajakku. Gila, apa Prabu Atmaja adalah maniak seks. "Di kampus ini mahasiswi cantik memang banyak, tapi yang masih polos dan natural kayak kamu itu membosankan banget dicarinya. Kamu itu langka, Alea." Aku menelan ludah, rasa jijikku pada Milen sudah mencapai puncaknya. Dia benar-benar menjual temannya sendiri demi sebuah tas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN