Flashback *** Aku fokus sepenuhnya tertuju pada pintu yang baru saja tertutup rapat. Alea sudah keluar dari ruangan ini. Gadis yang tadi berakting gemetar dengan kacamata besar dan pakaian kumal itu adalah istriku. Aku bukan orang bodoh, aku Kalandra, aku tahu segalanya dibandingkan siapapun di keluarga Atmaja. Terutama saat mengenali wanitaku. Aku tidak butuh waktu lama untuk mengidentifikasi. Caranya meremas tali tas, aroma tubuhnya yang sangat aku hafal, hingga cara dia menahan napas saat aku berdiri di dekatnya, semuanya terbaca jelas. Aku tahu Alea sedang menjalankan misi berbahaya. Aku bukan orang bodoh yang bisa dikelabui dengan penyamaran tingkat amatir seperti itu. Beberapa jam yang lalu, rasa curigaku membuatku memeriksa tas ransel butut yang ia sembunyikan. Di sana,

