Langkah kakiku terasa sangat berat saat kami menyusuri lorong panjang Rumah Tahanan Salemba. Udara pengap yang bercampur dengan bau karbol murah seolah merangsek masuk ke dalam paru-paruku. Pintu besi berlapis di belakang kami baru saja ditutup rapat. Suara isakan Violin dan semua pengakuan mengerikannya masih menggema keras di dalam kepalaku. Prabu benar-benar iblis. Violin dan Alisa sama sekali tidak memiliki garis keturunan Atmaja. Mereka murni hanya orang luar. Namun Prabu menggunakan mereka sebagai alat pemuas ambisinya sejak awal. Pria tua itu menjadikan Violin pion untuk menjebak Kalandra di masa lalu. Lalu yang lebih gila lagi, Prabu menggunakan Alisa. Anak yang tidak tahu apa-apa itu dididik oleh ibunya sendiri untuk membenci Kalandra. Meski aku tahu Alisa jahat, aku memb

