Ia melangkah mendekat ke arah Ibu Marine yang masih terduduk lemas di bangku tunggu kantor polisi, dikelilingi oleh Elang dan beberapa staf hukumnya. Melihat putranya datang, Ibu Marine mendongak. Wajahnya sembab, sisa-sisa amarah tadi kini berganti menjadi kehancuran yang nyata. Kalandra langsung berlutut di depan ibunya, lalu menarik wanita itu ke dalam pelukannya yang kokoh. "Sudah, Bu. Sudah cukup," bisik Kalandra sambil mengelus punggung ibunya dengan lembut. "Dia harusnya tidak boleh bernapas dengan tenang, Alan. Setelah apa yang dia lakukan pada Ayahmu..." suara Ibu Marine kembali tercekat oleh tangis. "Aku janji, Bu. Aku akan pastikan Prabu membusuk di penjara. Dia tidak akan pernah melihat cahaya matahari sebagai orang bebas lagi. Semua bukti sudah di tangan jaksa. Dia sudah

