Mobil mewah Kalandra berhenti tepat di depan lobi fakultas. Sebelum Alea turun, Kalandra sempat menggenggam jemari istrinya, memberikan tatapan yang seolah mengatakan bahwa dunia luar tidak akan bisa menyakitinya lagi. Begitu kakinya menapak di selasar kampus, Alea disambut dengan suasana yang jauh lebih tenang dari biasanya, namun tatapan orang-orang kini lebih penuh rasa segan. Sean dan Vera sudah menunggu di dekat tangga. Begitu melihat Alea, mereka berdua langsung berlari menghampiri dan tanpa basa-basi menarik Alea masuk ke dalam kelas, mencarikan posisi duduk yang paling nyaman dan tenang. "Alea, syukurlah kamu masuk hari ini. Kamu oke, kan?" tanya Sean tampak cemas. Alea mengulas senyum tipis, mencoba mengusir sisa-sisa trauma di kepalanya. "Aku nggak apa-apa, Sean. Terima ka

