62. Gagal Melupakanmu

1225 Kata

Dewangga memejamkan mata, menghirup aroma rambut Aruntala yang masih wangi sampo hotel. Di tengah kegelapan yang mencekam dan badai di luar sana, ia justru merasakan sebuah koneksi yang kembali terjalin. Ia sadar, seberapa keras pun Aruntala mencoba berlari menjauh darinya, pada akhirnya pria itulah tempat yang paling dicari Aruntala. Dewangga merasakan tubuh Aruntala yang masih bergetar hebat dalam dekapannya. Setiap kali kilatan petir menyambar di balik tirai, Aruntala semakin menenggelamkan wajahnya, seolah berusaha menyatu dengan tubuh Dewangga demi mencari rasa aman. ​Tanpa berkata apa-apa, Dewangga menyusupkan satu tangannya ke bawah lutut Aruntala dan tangan lainnya menyangga punggung wanita itu. Ia mengangkat Aruntala dengan gerakan mantap, menggendongnya kembali menuju ranjang d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN