58. Gairah Liar ditengah Badai

1214 Kata

​Di dalam kamar yang temaram dengan aroma parfum mahal yang bercampur gairah, Herra sama sekali tidak memikirkan apa pun selain sentuhan Gerrald. Tubuhnya meliuk penuh hasrat di bawah d******i pria itu. Keduanya seolah hanyut dalam dunia mereka sendiri. ​Drrrtt... Drrrtt... Drrrtt... ​Ponsel Herra yang tergeletak di atas nakas terus bergetar hebat. Nama “My Husband” berkedip-kedip di layar, memecah kesunyian di antara deru napas mereka. ​Gerrald sempat melirik ke arah ponsel itu sambil menyeringai licik di sela-sela kegiatannya. “Suamimu menelepon, Sayang... Kau tidak mau mengangkatnya?” bisiknya dengan suara serak tepat di telinga Herra. ​Herra menggeleng cepat, ia menarik leher Gerrald untuk semakin mendekat, mencari kepuasan yang tidak pernah ia dapatkan dari Dewangga. “Abaikan saj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN