Gadis itu tidak memperhatikan Alea, ia hanya terus menatap Jeje dengan raut keterkejutan di wajahnya. "Ana." Jeje mengucapkan nama itu pelan, seolah tak percaya siapa yang dilihatnya. Sial! Padahal dia berharap tidak bertemu, meski dia tahu Ana ada di Maldives juga. "Jadi benar kamu Jeje?" Aleandra bingung, kenapa Jeje bisa mengenal gadis itu. Terlebih gadis itu seolah tidak menatap ke arahnya, hanya terus memandangi suaminya. Jantung Alea berdegup kencang sewaktu melihat gadis cantik itu. Apa ini? Jeje mengenal wanita yang dia anggap secantik bidadari. Mendadak hatinya mencelos, matanya pun ikut pedih. Sekuat tenaga Alea tidak ingin menunjukkan diri bahwa dia sedang sangat cemas dan khawatir. Dia takut jika dulunya Jeje dan wanita itu pernah saling dekat satu sama lain. Nggak mun

